Friday, September 26, 2008

SETIAP HABIS RAMADHAN...

Tanpa terasa kita sudah ada di hari-hari penghujung Ramadhan. Karena satu dan alasan tertentu, tahun ini Ramadhan terasa teramat berbeda bagiku. Tiap detiknya terasa 'menggigit' ruh dan jiwa, begitu banyak tangis dan airmata tercurah mengingat dosa, khilaf, pahit-getir episode hidup yang telah dilalui, tak terhitung banyak tafakkur dan muhasabah, juga ikhtiar untuk i'tikaf bersama suami dan anak-anak tercinta. Ini sama sekali bukan ajang untuk pamer diri, sama sekali tak ada niatan untuk itu, justru rasa haru-biru itu memunculkan rasa pedih karena mengapa baru kali ini kusadari semua itu? Mengapa tidak semenjak dulu? Namun tiada pernah ada kata terlambat untuk menjadi orang yang lebih baik dari hari ke hari, mensyukuri nikmat umur yang masih diperkenankan Allah hingga kita masih sempat mengenyahkan kerak-kerak dosa kita sampai ajal datang menjemput...

Sepuluh hari terakhir ini, rasa itu kian meraja, airmata yang kian mudah menganak sungai, rasa pedih-peri, rasa kehilangan yang amat sangat, dan cemas akankah masih bisa menyelami Ramadhan-ramadhan di tahun berikutnya? Ataukah ini akan menjelma jadi Ramadhanku yang terakhir ya Rabb?

Dan ruah lagi tangis, teringat dosa yang berserakan bagai puing, di mana-mana...


Setiap Habis Ramadhan
oleh BIMBO


Setiap habis Ramadhan
Hamba rindu lagi Ramadhan
Saat - saat padat beribadah
Tak terhingga nilai mahalnya

Setiap habis Ramadhan
Hamba cemas kalau tak sampai
Umur hamba di tahun depan
Berilah hamba kesempatan

Setiap habis Ramadhan
Rindu hamba tak pernah menghilang
Mohon tambah umur setahun lagi
Berilah hamba kesempatan

Reff:
Alangkah nikmat ibadah bulan Ramadhan
Sekeluarga, sekampung, senegara
Kaum muslimin dan muslimat se dunia
Seluruhnya kumpul di persatukan
Dalam memohon ridho-Nya

2 comments:

Anonymous said...

Buat Mbak Diana dan Pak Zuki sekeluarga ... selamat berlebaran yach ... maaf lahir bathin

mudik nggak mbak ?

Diah Utami said...
This comment has been removed by the author.