Thursday, July 31, 2008

LANGGANAN GITU LOH...

Ritual pit-pitan di hari Minggu sesungguhnya punya banyak visi. Ya olahraga, ya ajang mengakrabkan hubungan sekeluarga batih ini, ya tadabbur alam, juga ngga ketinggalan, ajang icip-icip alias jajan di luar, jajan murah-meriah tapi tetep bersih (itu syarat ngga bisa ditawar!)

Biasanya sih rute andalan ya menyusuri kali yang membelah kompleks perumahan kami terus nanjak menuju jalan ke arah Giant Cimanggis, langsung melaju ke arah pasar Palsigunung. Naah, dari lampu merah kami berbelok ke kiri dan berhenti deh di sebuah warteg sederhana langganan kami untuk nyarap.

Sang ibu penjaga warteg adalah seorang bersahaja yang ramah, keramahan khas perempuan Jawa (hayo ngacung yang orang Jawa!). Saking seringnya kami rutin breakfast di situ, beliau sampai hafal menu standar kami, anak-anak dengan mi gorengnya (hari merdeka bo, merayakan pekanan boleh icip-icip mi goreng instan,hehe...) dan mbok-bapake dengan favoritnya nasi rames isi telur dadar dkk.

Dua pekan lalu, sang ibu dengan wajah sumringah menyambut kedatangan kami sambil menyapa,"mi goreng ya dek? Pedes semua atau 1 pedes 1 ngga?". Kami tertawa geli, sang ibu rupanya sudah hafal di luar kepala pesanan anak-anak, sampai-sampai berakrab-akrab menggoda anak bungsuku yang belum doyan pedas. Tapi ternyata kejutannya tidak berhenti di situ, karena Yusuf, anakku itu, langsung menukas,"langganan gitu loh..." Bagaimana kami tidak terpingkal-pingkal, wong biasanya dia lebih pendiam dibanding kakaknya ini kok ya sempet-sempetnya nyamber omongan sang ibu? Siapa menyangka dia sekarang lambat-laun berubah?

Subhanallah, ternyata dari anak-anak kita pun bisa belajar banyak...

3 comments:

Diah said...

Asyik ya, pit-pitan di hari Minggu pagi. Jadi pengen ikutan. Tapi di sini sih sendirian aja... (nggak seru amat ya? Haha...!)

Elys Welt said...

pit2 an diakhiri makan2, enak tenan mbak :D

Diana said...

mbak diah: ajak tetangga aja mbak, tp resiko yg ngajak kudu nraktir yah, hehe...

mbak ely: iya mbak, syedaaap, mau ikut??