Friday, January 25, 2008

PIKIRAN ADALAH DOA...

Kamis pekan lalu, aku menyempatkan diri ke Zoe Library di Margonda, Depok. Kuniatkan dalam hati, ya Allah, izikan aku mereguk ilmu dan hikmah dalam perjalananku kali ini, dan alhamdulillah, apa yang kudapat hari itu, sesuai benar dengan niat, Dia mengabulkan doaku.

Di salah satu majalah wanita yang kubaca, ada artikel sangat menarik. Judulnya "Mendesain Masa Depan". Tulisan tersebut sebagian berisi tentang buku "The Secret" yang mengupas hukum tarik-menarik yang berlaku di alam semesta ini, yaitu bahwa segala sesuatu yang terjadi dalam hidup sebenarnya ditarik oleh kita sendiri melalui isi pikiran kita. Juga dikemukakan pendapat beberapa ahli, salah satunya Erbe Sentanu (Quantum Ikhlas).

Pikiran kita sesungguhnya bersifat magnetis, punya frekuensi yang dikirim ke alam semesta dan akan menarik hal serupa ke arah kita. Artinya, tidak ada yang namanya peristiwa kebetulan, karena kejadian baik/buruk itu ditentukan oleh diri kita sendiri. Misalnya, ketika kita didera masalah, dan isi pikiran kita semata berisikan hal-hal negatif (tidak dapat pinjaman bank, takut di-PHK, dikejar-kejar debt-collector, dimarahi mertua, de el el) ataupun bayangan kegagalan apapun, justru secara tidak sadar menggiring kita untuk bertindak menuju pikiran negatif tersebut, yang notabene kian memperburuk dan mendatangkan lebih banyak hal-hal buruk dalam hidup.

Dalam artikel itu juga dibahas tentang emotional guidance system, emosi yang akan jadi penuntun kita untuk memilih dan memilah pikiran yang benar-benar jadi keinginan kita. Untuk itu, penting sekali kita mengasah kepekaan/intuisi, selain juga yang tak kalah penting harus diawali dengan rasa syukur/gratitude sebagai kunci utama kebahagiaan serta inner happiness, yaitu kembali ke pikiran yang tenang dan ikhlas. Mm, sejalan benar dengan pandnagan Erbe Sentanu bahwa di masa kini, banyak orang mencari kebahagiaan di luar dirinya, padahal sumber kebahagiaan itu adanya di dalam diri kita masing-masing, yaitu keikhlasan kita menerima apapun yang sudah digariskan Allah yang Maha Kuasa.

Hm, jadi serius banget ya? Cuma untukku pribadi, artikel ini sungguh membuka hatiku, tatkala kita sedang didera masalah, merasa sedih dan gundah-gulana tentulah sangat manusiawi, hanya saja, sebaiknya jangan terlampau diturutkan. Segera bangkit, ambil wudhu, dirikan shalat sunnah, mengadu kepada-Nya sepuas-puasnya, lalu menata hati dan alam pikiran kita, dan jangan lupa, usir pikiran-pikiran jelek yang kiranya bisa merintangi. Dunia terus berputar, rugi kan kalau kita terpuruk dalam kepiluan? Setuju?? Jadi, ayo bangun!

1 comment:

zuki said...

pikiran adalah doa ... seperti halnya doa, akhirnya tergantung padaNya. Dengan syukur, ikhlas, ridho, semoga keputusanNya tak mengecewakan kita ... dan percayalah Ia tak pernah mengecewakan hambaNya ...

Serius sambil agak bingung nih ngomentarinnya :-P