Wednesday, December 3, 2008

BERJALAN DI BELAKANG JENAZAH

oleh: SAPARDI DJOKO DAMONO

berjalan di belakang jenazah angin pun reda
jam mengerdip
tak terduga betapa lekas
siang menepi, melapangkan jalan dunia

di samping: pohon demi pohon menundukkan kepala
di atas: matahari kita, matahari itu juga
jam mengambang di antaranya
tak terduga begitu kosong waktu menghirupnya

2 comments:

Ernut said...

that's life...

Ayik dan Ernut said...

(ayik)

medeniiii...........