Tuesday, November 2, 2010

ILMU UNTUK HIDUP SEHAT

(kalimat bijak penuh hikmah dan renungan dari seorang sahabat)

INGAT DUA HAL...
1. Ingat kesalahan kita pada orang lain, sehingga kita ingin memperbaiki
2. Ingat kebaikan orang lain pada kita sehingga kita ingin berbuat baik juga


LUPAKAN DUA HAL...
1. Lupakan kebaikan kita pada orang lain, agar terhindar dari sikap tidak ikhlas (menagih balas budi)
2. Lupakan kesalahan orang lain pada kita, sehingga kita tidak punya sifat pendendam


Semoga Allah SWT selalu melindungi kita semua, aamiin...

Monday, October 25, 2010

IBU

Ibu selalu menyertaimu
Ibumu adalah bisikan daun-daun,
ketika kau mencari angin berjalan-jalan
ia adalah aroma segar yang keluar dari kaus kakimu yang putih tercuci bersih
Ibumu hidup dalam tawamu,
dan mengkristal dalam tetes air matamu

Ibumu adalah tenpat tinggalmu yang pertama,
dari sana kamu datang,
dan dia adalah terang yang menuntun setiap langkah hidupmu
Dialah cinta pertamanu, takkan ada yang dapat memisahkan darinya,
Waktu, jarak, bahkan kematian takkan memisahkan kamu dari ibumu
Kamu akan selalu membawa dia dalam dirimu,
selalu...

Friday, October 15, 2010

CERITA SOAL BUKA PUASA

Alkisah, di bulan Ramadhan lalu, aku dan putraku berencana berbuka puasa di sebuah resto kecil di seputar Margonda. Sebenarnya sih agak males yah, berdasarkan pengalaman beberapa kali di Ramadhan sebelumnya, kalo mau buka puasa di luar, kok ya malah bikin susah hati. Ya harus menerjang kemacetan, antri en ketar-ketir ga dapet tempat, atawa nunggu ta'jil dan makanan utama yang agak lamaa gitu deh... Naah, kenapa juga sekarang dijabanin gini, kalo emang ga redho?

Hehe, ceritanya tuh pas hari H, Abang punya jadwal buka puasa sama temen-temen rohis kantor di sebuah pondok pesantren (eh, bener ga ya namanya? Emang ada ya rohis di kantor? Perasaan cuma pas level sekolahan doang ya? Au ah...gelap!). Terus si kakak, ga mau kalah, punya rencana kongkow-kongkow sama temen satu mentornya, di resto kecil ini. iseng ngajakin Yusuf untuk ke resto ini juga, kok ya dia antusias. Ya udah, dirancanglah langkah-langkah matang (ciee..., gayya amat yah) supaya bisa tiba dengan selamat sentosa sampe sana, termasuk kapan berangkat, naik ojek aja biar cepet en ga kena macet, dst. ternyata sodara-sodara, sampe di depan sana, taunya sudah fenuh, belum lagi orang-orang yang udah duluan ngantri. Celingak-celinguk nyari si kakak yang udah duluan berangkat, kok ga keliatan batang hidungnya. Udah agak setengah hopeless, en Yusuf udah ngajak pulang aja, tapi untung ada ide. Pas ngomong ke mas yang jaga kalo si kakak ada di dalam, dia langsung mempersilakan masuk. alhamdulillah ketemu, dia ada di atas, tapi tetep aja ngga ada bangku, penuh semua. Untunglah Yusuf tenang, jadi usulku untuk take-away aja sambil nunggu di mushalla, diterima dengan baik. So, geli aja, jauh-jauh ke resto, cuma untuk take-away, halah niaaat banget...

anyway, tetep aja ada hikmahnya, kalo kita tenang, insyaallah urusan beres dan jauuuh dari kerusuhan hati tha?

Thursday, October 14, 2010

ANAK MOMOKO!




Punya binatang piaraan baru ya emang perlu tune-in baru lagi, belajar lagi kebiasaan yang ngga ada sama piaraan yang lama. Entah soal bersihin kandang, jadwal ngasih maem, jadwal tidurnya yang kayak kalong (si hamster tuh tukang begadang,melex malem-malem)... en sekarang yang terbaru adalah ngurusin si piyik alias para juniornya yang pas subuh abis sahur puasa sunnah sama si kakak, ujug-ujug dah nongol (untung ga pake acara harus bawa2 ke RS tha, hihi...)

Anaknya, subhanallah, lucu-lucu banget. Dari kelahiran perdana, brojol 5 ekor yang so colorful, 2 ekor yang survive, biasalah namanya juga ibu baru, masih ngeraba-raba cara ngasuh bayi. En mulailah keributan klasik yakni mencari nama yang cuocok, alhamdulillah ketemu, yaitu Hako dan Mori. Tadinya mau Motori dan Hamoko, tapi ups, kok mirip menteri penerangan kite dulu sih, yang rambutnya licin tak bercacat itu lho... Karena ga enak ati, ya udah deh, kita aja yang ngalah, hehe... Abang alias Papanya anak-anak, cuma bisa geleng-geleng kepala, ni kelakuan anak-beremak bener-bener dah...

Piss man! Ciaaattt!
(to be continued lah...)

Tuesday, October 12, 2010

RENUNGAN HARI INI...

tidak lebih baik akal seseorang
bila tidak dihiasi kelapangan dada,
kelapangan dada yang dihiasi oleh ilmu,
ilmu yang dihiasi oleh kebenaran,
kebenaran yang dihiasi oleh amal,
dan amal yang dihiasi oleh kelemahlembutan,
karena sesungguhnya
kelemahlembutan adalah cerminan akhlak mulia...

(NN)

Monday, October 11, 2010

MENYAPA KEMBALI... :)

Assalamu'alaikum semua, apa kabar, insyaAllah sehat dan semangat ya? Duh ga kerasa dua bulan lewat kutidak menyapa via tulisan. Niat hati awalnya hanya ingin konsentrasi berkontemplasi di bulan Ramadhan, sepuasnya mereguk cinta spesial dari Beliau, Sang Maha Baik, eh kok ya jadi bablas angine eh maksudnya... keterusan ga nulis-nulis, hehe...

Hm, kenapa juga ya sampe bablas begini? Sibuk, biasalah semua orang juga sibuk kan? Mungkin memang konsentrasi agak terpecah dan terbagi aja, karena dua orang adikku melangsungkan pernikahan hanya berjarak 2 bulan saja, berselang 2 bulan setelah ibunda berpulang. Kalao orang Jawa, istilahnya 'pepek' alias paddet, ya padat merayap urusan-urusannya.

Aniway busway, it's nice to say hello again, I love you full (hehe,kayak mbah Surip ajah ;D)... InsyaAllah coba rutin lagi menyapa, doakan istiqamah yaa...

Wassalam...

Monday, August 9, 2010

RAMADHAN YANG BERBEDA...

Subhanallah, tanpa terasa sudah nyaris2 bulan tiada kutinggalkan jejak-jejakku di sini, ke mana gerangan hari-hari itu pergi berjibaku? Apakah ini pertanda bukan hanya bumi yang kian menua, kita pun kian mendekati akhir, ringkih menapaki detik demi detik aktivitas? Wallahu'alam...

Tanpa terasa Ramadhan telah di depan pelupuk mata, sudah siapkah kita menyambutnya dengan segenap pori jiwa ini?

Bagiku, Ramadhan kali ini amat ngelangut... Ada sunyi lirih menyapa, ketika teringat Ibunda yang baru berpulang ke haribaan-Nya. Bukan, bukan bicara tentang ketidakikhlasan tentang kepulangan beliau, karena toh Allahlah sang Pemilik Sejati, dan kami hanya dititipi, namun suasananya, ya suasana tanpa beliau pastilah tiada sama...

Tiap Ramadhan bagiku akan senantiasa, selalu melahirkan aura berbeda. Ramadhan dua tahun, masih kuat menohok dalam ingatan, ketika hati harus berjuang sekuat tenaga dan nyali menjaga kemuliaan dan kesucian Ramadhan itu di tengah ujian besar, dan kali ini Allah hadirkan uji nyali yang beda kualitasnya. Haqqul yaqin, Beliaulah yang Maha Ahli menakar tingkat iman kita, maka betapa indahnya cara Beliau menyiapkan mental ini menghadapi tahap-tahap ujian dari-Nya...

Karena... Cukuplah Allah bagiku... Cukuplah Allah bagiku..
Biarkan mereka yang kerap setia bersenda gurau, bermain-main dengan dunia, ketika dunia dirasakannya telah ada dalam genggaman, sedang mereka alpa menyadari, bahwa nasib dan takdir mereka ada dalam rengkuhan genggaman Allah...

Ahlan wa sahlan yaa Ramadhan...
Selamat datang wahai bulan Ramadhan
Syarrafta yaa syahrul Qur'an
kehadiranmu membawa kemuliaan, wahai bulan al-Qur'an
Semoga sebulan penuh kita
bisa mempuasakan kehendak diri,
hanya menjalankan kehendak-Nya,
agar lebih bertakwa lagi...
bertambah-tambah takwa...
aamiin...


Mohon maaf lahir batin, semoga putihnya hati, bersihnya qalb ini menghantarkan kita menuju sisi-Nya yang Agung, insyaAllah!